
iuqi web admin
June 29, 2026

Bogor, 29 Juni 2026 – Universitas Islam Bogor (UIB) Ummul Quro menggelar Rapat Struktural Bersama Civitas Akademika pada Senin (29/6/2026) di Kampus UIB Ummul Quro. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Rektor Dr. H. Syamsul Rizal Mz., S.H.I., M.Pd.I. serta dihadiri oleh para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, Kepala Biro, Kepala Unit, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai forum evaluasi sekaligus penguatan sinergi dalam mendukung kemajuan universitas.
Dalam arahannya, Rektor UIB Ummul Quro mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama berkontribusi dalam menyukseskan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Menurutnya, promosi kampus merupakan tanggung jawab seluruh keluarga besar UIB Ummul Quro agar semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang diikuti oleh 419 mahasiswa, serta berharap seluruh target dan evaluasi program kerja tahun akademik ini dapat diselesaikan dengan baik. Selain itu, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus memperkuat budaya religius melalui salat berjamaah dan pengajian rutin setiap hari Rabu.
Selanjutnya, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Ahmad Idhofi, M.Pd.I., memaparkan perkembangan akademik universitas. Hingga akhir semester, proses perkuliahan telah memasuki pertemuan ke-14 dengan tingkat kehadiran dosen mencapai sekitar 70 persen melalui sistem SEPIMA. Pemanfaatan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) juga mengalami peningkatan hingga mencapai 74–94 persen. Selain itu, beliau menyampaikan bahwa jadwal bimbingan akademik akan berlangsung pada 30 Juni hingga 11 Juli 2026 serta menekankan pentingnya percepatan penyelesaian administrasi akademik sebagai bagian dari persiapan akreditasi program studi dan institusi.
Pada bidang penjaminan mutu, proses akreditasi Program Studi PGMI, MPI, dan Kebidanan telah memasuki tahap finalisasi data, sementara Program Studi BKPI tengah mempersiapkan asesmen lapangan. Pelaksanaan KKM juga berjalan dengan baik, dengan 411 mahasiswa mengikuti program di 31 titik lokasi, sedangkan enam mahasiswa belum dapat mengikuti karena alasan tertentu. Di sisi lain, progres sidang munaqasyah terus dipercepat, di mana Program Studi KPI telah mencapai 100 persen dan Program Studi Manajemen Dakwah mencapai 80 persen.
Wakil Rektor II turut menyampaikan evaluasi penggunaan SEPIMA yang telah mencapai 80,7 persen. Beliau menekankan pentingnya penataan data dosen, khususnya kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata kuliah yang diampu sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemenuhan standar akreditasi. Selain itu, universitas juga tengah mempersiapkan penerapan sistem fingerprint bagi tenaga kependidikan guna meningkatkan disiplin pelayanan kepada mahasiswa serta mengembangkan platform UIB Digital sebagai langkah transformasi digital kampus.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Galih Pratama, M.Pd., M.I.Kom., melaporkan perkembangan Penerimaan Mahasiswa Baru. Hingga saat ini tercatat 191 calon mahasiswa telah mendaftar, 118 orang mengikuti tes seleksi, dan 81 orang telah melakukan daftar ulang. Beliau juga menyampaikan bahwa UIB Ummul Quro memperoleh 100 kuota KIP Kuliah untuk program studi baru serta terus memperkuat sistem kaderisasi mahasiswa, pengembangan alumni, dan perluasan kerja sama dengan berbagai institusi dan dunia industri.
Dalam sesi laporan fakultas, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menyampaikan bahwa dua program studi di lingkungan FEBI tengah mempersiapkan proses akreditasi yang dijadwalkan pada September 2026. Proses penyelesaian studi mahasiswa juga terus dipercepat melalui pelaksanaan sidang munaqasyah, dengan 102 mahasiswa mengikuti gelombang pertama dan 133 mahasiswa pada gelombang kedua, di mana 132 mahasiswa dinyatakan lulus. Selain itu, sebanyak 132 mahasiswa FEBI akan mengikuti program KKM. FEBI juga menyoroti menurunnya minat pendaftar pada Program Studi Perbankan Syariah yang sejalan dengan kondisi di berbagai perguruan tinggi, sehingga diperlukan edukasi kepada masyarakat mengenai luasnya prospek karier lulusan Perbankan Syariah.
Selanjutnya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) melaporkan bahwa pelaksanaan sidang munaqasyah berjalan sesuai target. Dari 255 mahasiswa yang dijadwalkan mengikuti sidang, 97 mahasiswa telah menyelesaikan sidang pada gelombang pertama, sedangkan 148 mahasiswa akan mengikuti gelombang kedua mulai 14 Juli 2026. FTIK juga telah menjadwalkan bimbingan akademik sebelum pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS), mendukung pelaksanaan pembelajaran daring pada beberapa program studi, serta menyampaikan bahwa proses akreditasi Program Studi BKPI saat ini tinggal menunggu tahapan selanjutnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang munaqasyah bagi 50 mahasiswa telah selesai dengan baik. Sebagai bentuk apresiasi, fakultas memberikan piagam penghargaan kepada mahasiswa terbaik dari masing-masing program studi sebagai motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi. Dalam mendukung Penerimaan Mahasiswa Baru, FDKI juga aktif menyelenggarakan Lomba Dakwah Digital secara daring yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta tingkat SMA/sederajat. Kegiatan tersebut akan ditutup dengan pemutaran film dan video karya mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) yang dinilai oleh dewan juri dari kalangan akademisi dan praktisi sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa sekaligus media promosi fakultas.
Melalui rapat struktural ini, Universitas Islam Bogor Ummul Quro menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola perguruan tinggi, mempercepat proses akreditasi, mengoptimalkan layanan kepada mahasiswa, serta membangun sinergi seluruh civitas akademika dalam mewujudkan UIB Ummul Quro sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, profesional, dan berdaya saing.


