Tentang IUQI
Mengenal lebih dekat Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor sebagai kampus Islam berbasis Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
- Home
- Tentang IUQI
Dosen & Tenaga Pendidik
About Us
Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor
Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor merupakan perguruan tinggi Islam yang berkomitmen menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jama’ah. IUQI hadir untuk mencetak generasi berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial dan kesiapan menghadapi tantangan zaman.
Melalui integrasi keilmuan Islam, pendidikan akademik, dan pembinaan karakter, IUQI Bogor berupaya menjadi pusat pengembangan ilmu dan dakwah yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.
- Pendidikan Islam Terintegrasi
Kurikulum yang memadukan ilmu keislaman, keilmuan modern, dan pembentukan karakter.
- Lingkungan Akademik Islami
Suasana kampus yang mendukung pembinaan akhlak, spiritualitas, dan disiplin mahasiswa.
“IUQI Bogor berkomitmen membentuk insan akademik yang berilmu, beradab, dan berdaya guna bagi masyarakat.”
Dr. H. Syamsul Rizal Mz, S.H.I, M.Pd.I – Rektor IUQI
Visi Kampus
Menjadi Universitas Terkemuka di Jawa Barat Pada tahun 2030 yang Bercirikan nilai-nilai Ahlu Sunnah wal Jamaah
Misi Kampus
Menyelenggarakan kegiatan pembelajaran untuk menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki moralitas tinggi, memiliki kepedulian terhadap permasalahan masyarakat dan mencintai tanah air.
“Belajar di IUQI bukan hanya tentang akademik, tapi juga pembinaan karakter dan kedisiplinan.”

Mahasiswa MPI
“Lingkungan kampus yang islami di kampus ini membuat saya berkembang secara intelektual dan spiritual.”
Testimoni
Apa Kata Mahasiswa IUQI
Mengapa Memilih IUQI Bogor?
Pengalaman Panjang dalam Pendidikan Islam
Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor telah berpengalaman dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi Islam yang mengintegrasikan keilmuan, nilai Aswaja, dan pembinaan karakter. Dengan sistem akademik yang terarah dan lingkungan religius, IUQI menjadi tempat ideal untuk menempuh pendidikan tinggi.

Sarah As-SyifaMahasiswa PBA