
iuqi web admin
March 10, 2026

Bogor, 9 Maret 2026 — Civitas akademika kampus IUQI yang kini telah bertransformasi menjadi Universitas Islam Bogor menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama pada Senin (9/3/2026) di Gedung C Auditorium. Kegiatan yang mengusung tema “Menebarkan Kepedulian, Menguatkan Ukhuwah di Bulan Ramadhan” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, para donatur, serta ratusan anak yatim.
Acara diawali dengan khataman Al-Qur’an 30 juz, dilanjutkan dengan pembukaan dan rangkaian sambutan dari para pimpinan kampus. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial keagamaan yang rutin diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa (Ormawa) kampus.
Dalam sambutannya, Galih Pratama, M.Pd., M.I.Kom. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini telah memasuki tahun keempat dan diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kita semua berada dalam keadaan sehat dan sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kegiatan santunan anak yatim ini merupakan agenda rutin kampus IUQI yang kini telah bertransformasi menjadi Universitas Islam Bogor. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat dan semoga dapat terus berkesinambungan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para panitia, civitas akademika, serta sekitar 150 donatur yang telah berkontribusi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, doa juga dipanjatkan agar para donatur diberikan kesehatan serta keberkahan, para guru diberikan kemuliaan, serta orang tua yang telah mendahului diberikan rahmat oleh Allah SWT. Ia juga berharap agar anak-anak yatim yang hadir dapat tumbuh menjadi generasi yang sukses di masa depan.
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Bogor, Dr. H. Syamsul Rizal Mz., S.H.I., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan santunan ini. Ia menjelaskan bahwa ratusan anak yatim dikumpulkan di satu tempat agar kegiatan dapat dilaksanakan secara bersama-sama.
“Kami memohon maaf apabila anak-anak dikumpulkan di sini, karena jumlahnya sekitar 300 orang sehingga tidak mungkin kami mendatangi rumah mereka satu per satu. Selain itu, civitas akademika juga ingin turut hadir dan merasakan kebersamaan dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri telah menjadi yatim sejak kecil, sehingga kepedulian terhadap anak yatim merupakan bagian penting dari ajaran Islam. Oleh karena itu, kegiatan santunan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sarana pembelajaran bagi seluruh civitas akademika.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa anak juga mendapatkan hadiah langsung dari rektor, di antaranya Fahri (kelas 6), Ahda (kelas 3), Aisyah, dan Yasmin (kelas 1).
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim oleh Ketua Yayasan, Ustadzah Ummu Hafsoh Helmy, M.E., bersama jajaran rektorat.
Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan penyampaian tabligh Islam oleh Abudzar Al-Ghifari, yang mengingatkan tentang kedudukan mulia anak yatim dalam Islam. Ia menyampaikan bahwa dalam Al-Qur’an, anak yatim disebutkan berkali-kali sebagai bentuk perhatian Allah kepada mereka.
“Dalam Surah Ad-Dhuha disebutkan agar kita tidak berlaku sewenang-wenang kepada anak yatim. Bahkan dalam Surah Al-Ma’un disebutkan bahwa orang yang menghardik anak yatim termasuk golongan yang mendustakan agama,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada anak-anak yatim agar tidak merasa sendiri, karena mereka memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah SWT.
Sementara itu, Dr. Ujang Bukhori Muslim, S.Ag., M.E.Sy. dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa kebahagiaan yang sempurna adalah ketika seseorang mampu membahagiakan keluarganya, terutama anak dan ibunya. Ia juga mengutip hadis tentang dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa, yaitu kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Allah SWT.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Dr. Ahmad Idhofi, M.Pd.I. Dalam doanya, beliau memohon kepada Allah SWT agar kegiatan santunan ini menjadi amal kebaikan yang diterima oleh Allah, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Beliau juga mendoakan agar para donatur diberikan kelapangan rezeki, kesehatan, dan keberkahan dalam kehidupan mereka. Selain itu, doa dipanjatkan agar anak-anak yatim yang hadir diberikan kekuatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta tumbuh menjadi generasi yang saleh, berakhlak mulia, dan meraih masa depan yang gemilang.
Acara kemudian diakhiri dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta, sehingga menambah kehangatan kebersamaan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Universitas Islam Bogor.