
iuqi web admin
May 2, 2026

Bogor — Institusi Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar sosialisasi program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun Akademik 2026/2027 pada Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di Auditorium Gedung C IUQI Bogor.
Mengusung tema “Mewujudkan Desa Berdaya melalui Pendidikan, Ketahanan Pangan, dan Penguatan Nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah”, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat.
Ketua pelaksana KKM, Dr. Ahmad Idhofi, M.Pd., menyampaikan bahwa pada tahun ini sebanyak 462 mahasiswa akan diterjunkan ke 35 titik lokasi KKM. Ia juga menekankan beberapa tanggal penting, di antaranya batas akhir pembayaran pada 4 Juli 2026, pelaksanaan KKM dimulai 20 Juli 2026, serta agenda lanjutan hingga September yang diharapkan mampu membawa dampak positif bagi kampus.
Wakil Rektor II, Moh. Asep Zakariya, Lc., M.H., menjelaskan bahwa biaya KKM tahun ini tidak mengalami kenaikan. Program KKM akan terbagi ke dalam empat sektor, yaitu wilayah lokal, Jayapura, Bangkok (Thailand), dan Jeddah. Estimasi biaya yang disampaikan berkisar Rp1,7 juta untuk daerah lokal, Rp4,5 juta untuk Jayapura dengan kuota 10 mahasiswa, serta sekitar Rp8 juta untuk Bangkok dengan kuota 15 mahasiswa. Sementara itu, program ke Jeddah memiliki skema biaya yang mendekati perjalanan umrah. Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa penerima beasiswa akan mendapatkan keringanan biaya, serta adanya program cashback bagi mahasiswa yang berhasil mengajak calon mahasiswa baru.
Sementara itu, Wakil Rektor III, Galih Pratama, M.Pd., M.I.Kom., memberikan motivasi kepada para mahasiswa sebagai peserta KKM. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai “panggung depan” dalam membangun citra positif kampus di tengah masyarakat. Menurutnya, pengalaman KKM, khususnya di daerah seperti Jayapura, akan membuka wawasan mahasiswa terhadap keberagaman Indonesia secara utuh. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik diri dan institusi selama pelaksanaan KKM.
Dalam sambutannya, Rektor IUQI Bogor, Dr. H. Syamsul Rizal, M.Z., S.H.I., M.Pd.I., menyampaikan bahwa KKM tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-6 dan menjadi salah satu syarat wajib kelulusan bagi mahasiswa. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti program ini dengan baik dan lulus tepat waktu. Rektor juga memberikan pesan motivasi agar mahasiswa tidak hanya berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga memperkaya diri melalui pengalaman, membaca buku nonfiksi, serta aktif berdiskusi.
“KKM bukan hanya tentang pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga proses pembentukan diri agar menjadi pribadi yang cerdas, adaptif, dan berdampak,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Dr. Imronudin, M.Pd., sebagai penutup rangkaian acara.
Melalui program ini, diharapkan mahasiswa IUQI Bogor mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mengembangkan kapasitas diri, sehingga ke depan dapat menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing.


