
iuqi web admin
July 14, 2026

Bogor, 14 Juli 2026 – Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional menyelenggarakan kegiatan Penguatan Kapasitas Peserta KKN Internasional (Thailand dan Arab Saudi) pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Rektorat ini diikuti oleh 14 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di Thailand dan Arab Saudi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan akademik, spiritual, sosial, dan kultural peserta KKN Internasional, sekaligus membekali mahasiswa dengan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sebagai landasan dalam berdakwah, bermuamalah, serta berinteraksi dengan masyarakat global yang memiliki latar belakang budaya dan tradisi keislaman yang beragam. Melalui pembekalan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi duta kampus sekaligus duta Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.
Rektor Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor, Dr. H. Syamsul Rizal Mz, S.H.I., M.Pd.I., hadir sebagai narasumber utama. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa peserta KKN Internasional tidak hanya membawa nama baik almamater, tetapi juga membawa identitas bangsa dan nilai-nilai Islam yang moderat.
Menurut beliau, mahasiswa harus mampu menunjukkan karakter seorang muslim yang berakhlakul karimah, menghargai perbedaan mazhab dan budaya, serta menjadikan nilai-nilai Aswaja sebagai pedoman dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di negara tujuan. Selain memiliki kompetensi akademik, peserta KKN juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema “Internalisasi Nilai-Nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai Fondasi Pengabdian Mahasiswa dalam Mewujudkan KKN Internasional yang Moderat, Adaptif, dan Berdaya Saing Global,” kegiatan ini menjadi bagian dari upaya IUQI Bogor dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki wawasan internasional tanpa meninggalkan identitas keislaman yang menjadi ciri khas perguruan tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh penguatan mengenai prinsip-prinsip Aswaja dalam kehidupan bermasyarakat, strategi dakwah yang santun di lingkungan multikultural, etika akademik dan sosial selama berada di luar negeri, serta pentingnya menjaga nama baik institusi dan bangsa Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki kesiapan yang lebih matang sebelum diberangkatkan ke negara tujuan. Pembekalan tersebut menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu melaksanakan program pengabdian secara profesional, adaptif, serta mampu menjadi representasi Islam yang damai, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat di tingkat internasional.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai implementasi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah dalam konteks pengabdian internasional, meningkatnya kesiapan mental dan kompetensi komunikasi lintas budaya, terbentuknya komitmen untuk menjaga etika akademik dan sosial selama pelaksanaan KKN, serta tumbuhnya kesadaran sebagai duta Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor dan bangsa Indonesia dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.


