
iuqi web admin
March 30, 2026

Bogor, 30 Maret 2026 — Dalam rangka mempererat ukhuwah serta membangun semangat kebersamaan pasca Ramadan, Universitas Islam Bogor (UIB) menggelar kegiatan Halal Bihalal dengan mengusung tema “Harmoni dalam Kebersamaan: Membangun Kolaborasi untuk Akselerasi Kampus Unggul.”
Kegiatan diawali dengan ramah tamah di kediaman Pimpinan Pondok Pesantren Modern Ummul Quro, Bapak K.H. Dr. Saiful Falah, M.Pd.I. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa dalam pertemuan tersebut sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antar civitas akademika.
Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Ziarah Kubro ke makam Almarhum K.H. Helmy Abdul Mubin, Lc. Kegiatan ini diisi dengan pembacaan Tahlil dan Yasin yang dipimpin oleh K.H. Agus Tamami, M.Pd, sebagai bentuk penghormatan serta doa untuk para pendahulu.
Acara puncak berlangsung di Auditorium Gedung C dengan pembukaan melalui pembacaan tasmiyah, dilanjutkan doa oleh Dr. Ahmad Idhofi, M.Pd.I. Dalam sambutannya, K.H. Saiful Falah, M.Pd.I menyampaikan pentingnya menyampaikan permohonan maaf secara lisan dan hati (bil lisan dan bil qolbi) sebagai wujud kesempurnaan ibadah setelah Ramadan.
Beliau juga menekankan bahwa esensi Ramadan adalah melatih diri dalam menahan hawa nafsu serta meningkatkan kualitas keimanan. Disampaikan pula kabar perkembangan institusi, bahwa IUQI akan bergabung menjadi Universitas Islam Bogor (UIB). Hal ini diharapkan membawa keberkahan dan kemajuan, termasuk peluang besar dalam akses beasiswa seperti KIP serta dukungan dari berbagai kementerian.
Lebih lanjut, disampaikan harapan besar untuk pengembangan kampus ke depan, termasuk rencana pendirian Fakultas Kedokteran yang ditunjang oleh rumah sakit dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun mendatang.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. H. Syamsul Rizal Mz, S.H.I., M.Pd.I yang mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan civitas akademika atas persiapan menuju peluncuran resmi UIB. Agenda launching yang semula dijadwalkan lebih awal diundur menjadi 11 April 2026 dan direncanakan akan dihadiri oleh berbagai tokoh nasional serta menghadirkan fakultas baru.
Sementara itu, dalam suasana penuh keakraban, sambutan Bapak Lukman turut menambah kehangatan acara dengan pantun serta refleksi makna Halal Bihalal. Ia menjelaskan bahwa makna “halal” tidak hanya secara bahasa, tetapi juga sebagai proses mencairkan hubungan yang sempat renggang menjadi harmonis kembali.
Dalam tausiyahnya, disampaikan pula bahwa Ramadan harus menjadi momentum latihan untuk istiqomah dalam ibadah di sebelas bulan berikutnya. Ia juga mengingatkan bahwa dosa kepada sesama manusia (hablum minannas) harus diselesaikan melalui saling memaafkan, yang menjadi inti dari kegiatan Halal Bihalal.
Disebutkan pula tiga amalan yang menjadi ciri calon penghuni surga, yaitu:
1. Berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat kepada kita (al-ihsan ‘ala al-musi’),
2. Memaafkan orang yang menzalimi kita (al-‘afwu ‘amman zhalamahu),
3. Memberi kepada orang yang pelit kepada kita (al-badzlu liman haramahu).
Kegiatan ditutup dengan harapan dan doa agar seluruh civitas akademika senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, serta keberkahan, dan agar Universitas Islam Bogor dapat terus berkembang menjadi kampus unggul sesuai dengan target yang telah dicanangkan.
Acara diakhiri dengan musafahah (bersalaman) sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.