
admin
August 5, 2026

Bogor – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Desa Karikhil, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan ECO Adventure sebagai bentuk aksi nyata dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKM, Jiva Catalys Foundation, Trashranger Indonesia, dan Batoo Farm, dengan dukungan Pemerintah Desa Karikhil serta berbagai elemen masyarakat.
ECO Adventure mengusung tiga rangkaian kegiatan utama, yaitu clean up, talkshow lingkungan, dan eco tour yang ditutup dengan kegiatan rafting sebagai sarana membangun kebersamaan antarpeserta. Sebanyak 18 peserta umum turut berpartisipasi bersama mahasiswa, relawan, dan unsur pemerintah desa maupun kecamatan.
Ketua pelaksana, Khalip Pandan Wangi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, ECO Adventure tidak hanya menjadi program kerja selama masa KKM, tetapi diharapkan menjadi langkah awal lahirnya gerakan lingkungan yang berkelanjutan di Desa Karikhil.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen pemerintahan, baik dari tingkat desa maupun kecamatan, serta seluruh mitra yang telah mendukung kegiatan ini. Harapan kami, meskipun masa pengabdian mahasiswa hanya berlangsung satu bulan, ECO Adventure dapat menjadi awal dari program yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa setelah aksi bersih lingkungan, peserta mengikuti talkshow yang membahas berbagai persoalan pengelolaan sampah. Dari forum tersebut akan disusun sebuah policy brief sebagai rekomendasi kebijakan yang nantinya diajukan kepada Pemerintah Desa Karikhil dan Kecamatan Ciseeng sebagai salah satu solusi pengelolaan lingkungan di wilayah tersebut.
Selain itu, mahasiswa KKM juga telah merancang sejumlah program lanjutan, di antaranya pembentukan bank sampah, kegiatan ketahanan pangan yang dijadwalkan pada 5 Agustus 2026, penanaman dan pengamanan pohon pada 7 Agustus 2026, hingga acara puncak pada 23 Agustus 2026.
Co-Founder Trashranger Indonesia, Putri Meltasari, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKM Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor dalam menginisiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap program ini bukan sekadar memenuhi program kerja KKM, tetapi benar-benar diterapkan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian yang nyata. Semoga program ini terus berlanjut meskipun masa KKM telah berakhir,” katanya.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciseeng. Menurutnya, ECO Adventure berpotensi menjadi contoh positif bagi generasi muda agar semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Saya berharap ECO Adventure dapat menjadi role model bagi anak-anak muda, khususnya di Desa Karikhil, sehingga semakin banyak yang tergerak untuk menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Karikhil, Vivi Pipih, yang mewakili Pemerintah Desa sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menilai bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan bersama.
“Melalui ECO Adventure, masyarakat dapat belajar bagaimana menjaga alam, mengelola sampah dengan baik, memilah sampah, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Batoo Farm yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.
Aksi bersih lingkungan menjadi pembuka rangkaian kegiatan dengan membersihkan sampah di sepanjang saluran air dan area sekitar lokasi. Selanjutnya, peserta mengikuti talkshow yang membahas isu lingkungan, pengelolaan sampah, serta pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan komunitas dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti kegiatan rafting di Batoo Farm. Aktivitas tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi setelah menjalani rangkaian kegiatan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat kolaborasi antarpeserta.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, ECO Adventure diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai gerakan lingkungan yang berkesinambungan di Desa Karikhil. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melahirkan solusi nyata melalui program bank sampah, ketahanan pangan, serta kebijakan pengelolaan lingkungan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
By. Salsabila Cahaya