IUQI Bogor

KKM 21 Desa Kalong Sawah Hadirkan Sekolah Sehat Mental Vol. 2, Tanamkan Self Love melalui Tema “Aku Berharga, Aku Bisa”

Berita Kampus,Kemahasiswaan

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 21 Desa Kalong Sawah Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor kembali menghadirkan Program Sekolah Sehat Mental Vol. 2 dengan mengusung tema “Self Love: Aku Berharga, Aku Bisa.” Program yang diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) ini diselenggarakan bagi siswa kelas IX SMP Giri Taruna pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Laboratorium Perkantoran SMP Giri Taruna, Kampung Parung Sapi Kaum, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.15 hingga 15.30 WIB ini diikuti oleh 30 siswa kelas IX. Pelaksanaannya melibatkan mahasiswa BKPI sebagai pemateri utama dengan dukungan seluruh anggota KKM Kelompok 21 dari berbagai program studi sehingga kegiatan berjalan dengan lancar, interaktif, dan penuh antusiasme.

Sejak awal kegiatan, suasana kelas dipenuhi semangat dan partisipasi aktif para siswa. Sambutan hangat dari pihak sekolah menjadi bukti bahwa isu kesehatan mental remaja merupakan hal yang penting untuk terus diperhatikan melalui pendekatan edukatif yang dekat dengan kehidupan siswa.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMP Giri Taruna, Guru BK, mahasiswa KKM Kelompok 21, serta siswa-siswi kelas IX. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP Giri Taruna, Bapak Mauludy, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKM di sekolah kami. Kegiatan Sekolah Sehat Mental ini sangat baik dan semoga ilmu yang didapat hari ini dapat dibagikan kepada teman-teman yang lain.”

Mengangkat tema “Self Love: Aku Berharga, Aku Bisa,” kegiatan ini bertujuan membantu siswa memahami bahwa mencintai diri sendiri bukanlah sikap egois, melainkan bentuk penghargaan terhadap diri sebagai individu yang memiliki kelebihan, kekurangan, serta potensi untuk terus berkembang. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk membangun rasa percaya diri, menerima diri apa adanya, dan menyadari bahwa mereka telah berhasil melewati berbagai proses kehidupan hingga hari ini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Lusi Rahmawati sebagai MC dari mahasiswa BKPI. Selanjutnya, sesi materi disampaikan oleh Anggun Pertami dan Siti Amelia dengan penyampaian yang komunikatif sehingga siswa dapat mengikuti pembahasan dengan nyaman dan aktif berdiskusi.

Salah satu sesi yang paling berkesan adalah praktik refleksi diri menggunakan teknik relaksasi, yang merupakan salah satu pendekatan dalam Bimbingan dan Konseling. Dengan iringan musik relaksasi, siswa diajak memejamkan mata, mengingat kembali perjalanan hidup, serta memberikan apresiasi kepada diri sendiri atas setiap langkah yang telah berhasil mereka lalui.

Sebagai penutup, seluruh siswa mengikuti aktivitas Pohon Ungkapan, yaitu kegiatan journaling menggunakan sticky notes. Mereka menuliskan alasan mengapa dirinya berharga serta ucapan terima kasih untuk diri sendiri, kemudian menempelkannya pada media berbentuk pohon sebagai simbol bahwa setiap kata baik yang diberikan kepada diri sendiri dapat menjadi benih bagi tumbuhnya kepercayaan diri dan harapan.

Bagi KKM Kelompok 21 Desa Kalong Sawah, Program Sekolah Sehat Mental Vol. 2 menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian materi, tetapi juga dengan menghadirkan pengalaman yang mampu menyentuh hati para siswa.

Semoga setiap langkah kecil yang dimulai dari keberanian untuk berkata, “Aku berharga, aku bisa,” menjadi awal lahirnya generasi yang lebih tangguh, mampu menghargai dirinya sendiri, serta berani menghadapi masa depan dengan penuh harapan.

Bagikan: 

Scroll to Top